nikenepr

Just another WordPress.com site

CINTAKU

pada September 13, 2011

postingan di kategori kemudian.com ini adalah khusus untuk me-repost karya tulis yang saya buat di kemudian.com

 

khusus untuk cerita yang berjudul “cintaku” ini adalah karya tulis yang saya buat pada Februari 2008.

 

 

Aku jatuh cinta sejak kali pertama aku melihatnya.

Matanya bulat penuh tanya. Wajahnya lucu menggemaskan. Dia begitu sehat dan tampak bersemangat sebagai anggota baru keluarga ini.

Hari-hariku berwarna karena dia. Tangisannya, keluhannya, tawanya, laparnya, kantuknya, jadi bagian tak ternilai dalam hidupku.

Aku paling suka saat-saat memandikannya. Kakinya selalu mengejat-ngejat, protes. Aku tahu dia tidak suka air, mungkin karena dingin atau karena basah, sehingga ia merasa tidak nyaman.

Aku juga suka saat-saat menidurkannya. Dia selalu bergelung di sebelahku. Tidurnya lelap, pulas dan lama. Malam hari ia habiskan untuk tidur. Siang hari pun tak pernah lepas dari kasur.

Makannya lahap. Setiap makanan yang kusodorkan akan selalu habis, malah seringnya ia minta lagi. Tak pelak, dia jadi gemuk dan sehat. Favoritnya adalah susu. Jika aku memberinya susu, pasti selalu habis.

Sejak ada dia, pagi hariku tak pernah sepi. Jam lima subuh adalah waktunya bangun. Tepat waktu setiap hari. Dia akan mulai menangis mendapati dirinya di kamar sendiri, mungkin juga karena lapar. Itulah sebabnya ketika kubawa ia ke dapu untuk makan, tangisnya langsung mereda. Dasar bocah rakus.

Setiap pagi dan sore aku rajin mengajaknya jalan-jalan di luar. Tidak pernah jauh-jauh, hanya di sekitar rumah. Tiap yang melihat aku berkomentar, “Aih.. lucunya..” atau, “Ihh lucu, gemuk”. Jika aku berjalan sambil menggendongnya, semua orang akan langsung memperhatikan. Dia memang pusat perhatian.

Seperti yang lain, dia juga sering nakal. Sering mengacak-acak makanan, bermain kotor dengan mengeruk-ngeruk tong sampah, atau mengajak bermain ketikaku sedang shalat.

Ahh.. tapi kenakalannya membuatku rindu. Aku mengingatnya tiap hari, mencemaskannya, merindukannya.

Kemana pun aku pergi, jika ada kesempatan menghubungi rumah, aku akan selalu bertanya, apakah kesayanganku sudah makan, apa dia nakal, atau hanya bertanya sedang apa dia sekarang?

Ahh.. tak terasa sudah lama sekali aku bersamanya. Dia sudah menjadi bagian penting dalm hidupku. Dia jadi hal yang paling berharga bagiku. Tak bisa kubayangkan bagaimana hari-hariku tanpanya.

Tapi rupanya, tiap pertemuan selalu diiringi perpisahan, cepat atau lambat. Sayangnya bagiku dan dirinya, perpisahan datang terlalu cepat. Sayangku sedang dipuncak, kasihku sedang membesar.

Dia mengerang tak mau bermain ketika kupinta. Aneh, pikirku kala itu. Biasanya ia paling bersemangat jika bermain di luar. Dia bisa bertemu dengan teman-teman sebayanya dan bermain kejar-kejaran dengan mereka. Tapi saat itu ia ogah-ogahan bermain. Tidak sehat, pikirku, jika dia hanya bergelung tidur di rumah. Menghabiskan waktu hanya dengan santai. Untuk bocah seusianya, seharusnya ia aktif & energik. Jadi aku tetap mengeluarkannya untuk bermain.

Itulah saat terakhir aku melihatnya. Dia pergi. Keluargaku mencarinya kemana-mana. Bocah yang baru di dunia ini, yang masih asing dengan lingkungannya. Tidak mungkin ia bermain jauh. Tapi hingga malam itu ia tak pulang juga.

Aku memekik sedih kala aku termai kabar kesayanganku tak ada lagi. Aku tidak di rumah kala itu. Aku tidak bisa pulang karena aku punya kewajiban di sini. Oh andai, andai pagi itu, sebelum berangkat pergi aku tidak mengeluarkannya bermain. Andai saat itu aku di rumah, aku akan berusaha mencarinya hingga kami bisa berkumpul kembali.

Oh, Ming-ming,. Kucingku sayang, pulanglah, kembalilah. Teteh kangen.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: