nikenepr

Just another WordPress.com site

negeri insekta (cerita anak)

pada Oktober 22, 2011

Suatu hari di negeri insekta yang merupakan kerajaan serangga sedang bersiap-siap menyambut datangnya musim hujan. Musim hujan adalah saat-saat yang ditunggu oleh seluruh negeri karena di musim inilah tanah menjadi subur dan gembur, maka diundanglah seluruh serangga di negeri Insekta untuk jamuan makan yang disediakan oleh Raja dan Ratu lebah sebagai pemimpin negeri Insekta. Jamuan makan itu sebagai tanda syukur kepada Allah dan juga sedekah, yang sengaja disediakan untuk rakyat di negeri Insekta yang telah lama dirundung kemarau berkepanjangan sehingga banyak yang jatuh miskin dan tidak punya makanan.

 

Semua serangga mulai berdatangan ke Istana. Ada keluarga Nona nyamuk belang, keluarga lalat Atun, Oom Jangkrik krik krik, Tuan Belalang Tempur, Nona Semut Imut, sampai keluarga yang paling miskin yaitu keluarga Bapak kecoa wawa, semuanya hadir dan diundang.

 

Ady si Laba-laba yang tidak mendapatkan undangan hanya bisa bersedih, dan melihat dari jauh. Dia pun merasa lapar dan ingin ikut serta dalam jamuan makan serangga. Karena perutnya semakin keroncongan dia lalu memberanikan diri untuk ikut masuk.

 

“Badanku juga kan kecil sama seperti serangga lain” begitu pikirnya.

 

Lalu dia berjalan bersama-sama dengan rombongan keluarga Mr. Kumbang yang bertubuh gemuk. Mr. Kumbang menyapanya dengan ramah dan mereka berbincang sepanjangan jalan menuju istana.

 

“Undanganku sempat salah alamat, untungnya pengantar undangan segera menyadari kesalahannya dan mengantar undangan itu padaku.” Seru Mr. Kumbang menceritakan bagaimana akhirnya ia sampai bisa diundang oleh kerajaan.

 

“mungkin undanganku pun salah alamat,” pikir ady si laba-laba. Jadilah dia dengan berjalan menuju istana dengan langkah yang ringan.

 

Sesampainya di gerbang Istana, beberapa prajurit lebah melakukan pemeriksaan. Keluarga Mr. Kumbang diperiksa terlebih dahulu dan mereka diperbolehkan masuk, saat giliran Ady si laba-laba yang diperiksa, dia tidak diperbolehkan masuk oleh prajurit lebah.

 

“Maaf, kamu bukan serangga, jamuan makan ini khusus disediakan bagi serangga”

 

“hah? Aku juga kan berukuran hampir sama dengan Mr. Kumbang dan yang lain, mengapa aku tidak boleh masuk?”

 

“lihat tubuhmu. Kami serangga memiliki 3 pasang kaki, sementara kamu laba-laba memiliki 4 pasang. Kami serangga bersayap yang memungkinkan kami untuk terbang, sementara kamu laba-laba tidak memiliki sayap dan tidak mampu terbang. Kami serangga memiliki sepasang antena, sementara kamu tidak punya. Jadi kamu bukan bagian dari kami, maaf, namun hanya serangga yang diundang ke jamuan ini.”

 

Dengan sedih Ady si laba-laba meninggalkan istana dan mulai menangis, meratapi nasibnya yang tidak memiliki bangsa.

 

“Jadi aku ini masuk termasuk apa jika bukan serangga?” tanyanya lirih.

 

—————————————————————————————-

Laba-laba jelas-jelas bukan serangga.

Di kalangan masyarakat sering terjadi salah kaprah yang menempatkan laba-laba sebagai bagian dari serangga. Padahal laba-laba dan serangga sangat berbeda dalam berbagai hal. Mudahnya dilihat dari morfologi, berikut perbedaan antara laba-laba dan serangga.

Laba-laba

– Tubuh terdiri dari 2 bagian, cephalotorak dan abdomen

– Kaki 4 pasang

– Alat mulut berupa chelicera

– Tidak ada antena

 

Serangga

– Tubuh terdiri dari tiga bagian; kepala, thorak, dan abdomen

– Kaki 3 pasang

– Alat mulut bervariasi, disesuaikan dengan tipe makanan

– Sepasang antena

Lalu masuk kategori apakah laba-laba?

Laba-laba, atau disebut juga labah-labah, adalah sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Semua jenis laba-laba digolongkan ke dalam ordo Araneae; dan bersama dengan kalajengking, ketonggeng, tungau —semuanya berkaki delapan— dimasukkan ke dalam kelas Arachnida. Bidang studi mengenai laba-laba disebut arachnologi.

Jadi jangan salah mengenali ya ^^

 

Niken Rosady

Plaju, 21 oktober 2011

 

Dari berbagai sumber J


One response to “negeri insekta (cerita anak)

  1. erick azof mengatakan:

    Kalau Bajaj (Baca : Bajai) bisa ikut pesta tersebut ? Dia memiliki ciri2 sama seperti serangga.

    – Tubuh terdiri dari tiga bagian; kepala, thorak, dan abdomen (memiliki 3 bagian juga yaitu bagian supir bajai, bagian penumpang, sama bagian bagasi)

    – Kaki 3 pasang (memiliki 3 roda)

    – Alat mulut bervariasi, disesuaikan dengan tipe makanan (Kalau tukang bajai nya kaya, bisa dimodif mulut bajainya)

    – Sepasang antena (Antena bisa dilepas pasang)

    Hehehe..😉 btw, cerita yang menarik yaitu sempat menarik nafas..namun akhirnya dikeluarkan juga..Good!

    Salam,
    Erick

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: