nikenepr

Just another WordPress.com site

Maaf jika Membuat Kecewa.

pada September 27, 2012

Saya tiba-tiba ingat salah satu tulisan di Blognya Pak Jamil Azzaini yang berjudul hampir mirip dengan judul tulisan saya. Dalam tulisannya Pak Jamil menjawab salah satu ‘complain’ dari followernya di twitter tentang sikapnya yang bercanda-canda (bermain tebak-tebakan) dalam akun twitternya. Dengan bijak Pak Jamil meminta maaf telah membuat followernya kecewa, namun disisi lain Pak Jamil pun menerangkan bahwa dirinya adalah manusia biasa yang tidak sempurna, tidak mungkin dirinya terus menerus menampilkan kesempurnaan, karena baginya sikap apa adanya jauh lebih baik dari pada harus ‘jaim’ tapi sikap antara ruang soc-med dengan sehari-hari berbeda.

 

Kejadian yang sama terjadi pada saya beberapa waktu lalu. Seorang teman mengirimkan email yang menurutnya hanyalah meneruskan semacam ‘complain’ dari temannya yang lain atas sikap Pasutri yang LDR di soc-med  (saya dan suami sedang menjalani LDR). Sikap yang dimaksud adalah sikap yang menunjukan kemesraan di ruang twitter yang adalah ruang publik, sehingga membuat teman dari teman saya itu merasa risih dan sempat ‘curhat’ dengan teman saya tersebut, kemudian atas saran teman saya tadi, yang bersangkutan memilih untuk me-mute akun twitter pasutri LDR tersebut, yang bisa jadi sebenarnya menunjuk pada saya dan suami.

 

Seperti halnya Pak Jamil, saya atas nama pribadi meminta maaf jika ada teman-teman yang merasa kecewa atau risih dengan sikap saya dan suami di soc-med manapun yang menunjukkan kemesraan. Baik itu berupa postingan foto-foto kami yang sedang berdua (tapi dijamin tidak ada foto yang perlu disensor), maunpun ungkapan-ungkapan sayang.

 

untuk yang merasa terganggu, anda berhak me-mute atau unfollow atau block akun manapun yang dirasa mengganggu, itu adalah hak anda. Namun sebagai makhluk sosial di era digital ini, terjun ke dunia soc-med memang perlu kebesaran hati dan keluasan empati karena tidak semua yang kita harapkan ada disana.

 

Seperti juga pak Jamil, saya mempunyai alasan tersendiri. Saya bukanlah manusia sempurna yang segala sikap dan tutur katanya dapat menyenangkan setiap orang. Saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri,  tidak mau menjadi ‘jaim’ di ruang-ruang publik, beginilah saya apa adanya : ekspresif menyatakan apa yang saya rasakan. Apa hendak dikata, LDR memaksa kami mengoptimalkan seluruh saluran dimana kami bisa ‘bertemu’. Jarangnya bersua dan kurangnya waktu kebersamaan secara fisik kami coba reduksi dengan memanfaatkan kebersamaan di seluruh ruang yang memungkinkan untuk berkomunikasi dan mengekspresikan rasa.

 

Lalu, apakah salah mengekspresikan cinta? Apalagi ini adalah cinta yang halal.

 

Namun saya tetap berterimakasih pada kejadian ini. setidaknya membuat saya tiba-tiba semangat menulis lagi setelah vakum berbulan-bulan (kecuali menuliskan analisa dan kronologis kasus-kasus ketenagakerjaan yang sedang ditangani :D), dan merasa terberkahi karena dengan memiliki Pekerjaan dan sejumlah kesibukan yang nyata dan berdampak manfaat bagi perusahaan, sehingga saya pribadi hampir tidak ada waktu untuk mencampuri urusan orang lain. J

 

Palembang, 27 September 2012

 

 


One response to “Maaf jika Membuat Kecewa.

  1. danibadrazamani mengatakan:

    🙂 contoh twitter ayang : aa kangen bangettttttttttt🙂
    aa jawab : pelukkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk hehehehehe

    insyallah kalo sebatas ini mah ya wajar, apalagi kita kan LDR ya🙂

    tapi kalo yg ‘itu’ mah langsung di bbm aja kan hehe :p
    soalna, bisi si agung sama idah tiba-tiba dateng dan ikut nimbrung tea pura-pura polos..
    kan malu :p

    -aa-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: